Preventive Maintenance CME BTS Selular

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa semua bangunan,peralatan mekanikal dan elektrikal yang dikenal perangkat CME ( Civil,Mechanical dan Electrical ) perlu adanya perawatan atau disebut Preventive Maintenance untuk menghindari terjadi kerusakan yang fatal sehingga harus dilakukan tindakan Corrective Maintenance. Dengan adanya Preventive maintenance diharapkan tidak terjadi kerusakan ataupun bisa terdeteksi secara dini jika akan terjadi kerusakan sehingga tidak menyebabkan kerusakan yang fatal.

Apalagi untuk Perusahaan telekomunikasi Selular berusaha mencapai tingkat availabilty yang diinginkan mencapai diatas  99,9% tentunya kualitas Preventive Maintenance harus bagus dan meminimalkan waktu perbaikan (breakdown time) karena adanya pekerjaan Corrective Maintenance . Dengan availabity yang bagus maka perangkat akan bekerja untuk melayani konsumen yang memakai alat telekomunikasi selular dengan tingkat kepuasan yang tinggi.

Beberapa Hal yang perlu diperhatikan ketika melaukan Preventive Maintenance BTS Selular :

  1. Civil (Bangunan )

Hal-hal yang perlu diperiksa secara garis besarnya antara lain:

  1. Pondasi pagar luar ,Bangunan Pagar Tembok dan Pengaman Tembok(Kawat Berduri)
  2. Pondasi Shelter , Bangunan Shelter ,Atap Shelter.
  3. Pondasi Tower

Bagian diatas perlu diperiksa dengan teliti dan jika ada kerusakan perlu didokumentasikan untuk dilaporkan agar segera dilakukan tindakan perbaikan. Sebagai contoh dilihat ada kerusakan pada atap yang dapat menyebabkan kebocoran air yang dapat masuk ke dalam Shelter ketika musim hujan. Tentunya jika tidak segera diperbaiki dapat berakibat fatal pada perangkat didalam shelter ketika terkena Air. Ataupun contoh lainnya Kawat berduri yang rusak yang jika tidak segera diperbaiki dapat memancing dan memudahkan tindakan pencurian yang dapat berakibat fatal pada hilangnya perangkat Tower. Dua contoh diatas dapat sebagai gambaran pentingnya Preventive maintenance untuk bagian Civil pada BTS Selular.

 

  1. Mechanical

Hal-hal yang perlu diperiksa secara garis besarnya antara lain:

  1. Konstruksi Besi Tower
  2. Sarana penunjang Seperti Mounting Antena,Pagar Besi dan Tiang listrik

Perlu sekali diperiksa ikatan baut dan mur yang longgar untuk segera dikencangkan karena dapat membahayakan jika  diterpa angin yang kencang pada konstruksi Tower dapat patah atau roboh. Dan jika pada Mounting Antena dapat menyebabkan perangkat Antena jatuh. Bila tidak ada preventive Maintenance yang dalam tempo lama maka hal-hal seperti dapat berakibat fatal.

 

 

  1. Electrical

Di dalam BTS tentu saja Power suplai baik AC (Alternating Current atau Arus Bolak-balik) ataupun DC ( Direct Current atau Arus Searah ) dibutuhkan baik untuk perangkat utama ataupun perangkat pendukung. Tanpa adanya Power Suply  tentunya Perangkat BTS tidak dapat berfungsi sehingga sangat penting sekali untuk dilakukan Preventive Maintenance.

Hal-hal yang perlu diperiksa secara garis besarnya yaitu:

  1. Tegangan Suplai AC dan Arus Beban misalnya 1 Phase yaitu 220 V (Phase-Netral) dan untuk 3 Phase yaitu 380 V (Phase-Phase ) ,Untuk Arus apakah masih normal yaitu pemakaian maksimum 80% dari Kapasitas Arus Maksimum MCB
  2. Pemeriksaan Panel ACPDB yaitu Memeriksa kekencangan baut terminal pada terminal Sambung ataupun pada MCB . Termasuk pengecekan Arrester AC.
  3. Pemeriksaan Panel DCPDB yaitu Memeriksa kekencangan baut terminal pada terminal Sambung ataupun pada MCB. Termasuk pengecekan Arrester DC.
  4. Pemeriksaan Rectifier yaitu memeriksa hidup atau mati dan apakah masih berfungsi normal
  5. Pemeriksaan Baterai yaitu bisa diperiksa secara visual fisiknya masih bagus atau apakah ada yang kembung ataupun bocor. Lebih bagus diperiksa kapasitas Baterai menggunakan Alat test Dummy Load.
  6. Pemeriksaan Pendingin ruangan AC (Air Conditioning) yaitu Pemeriksaan kebersihan di sisi Evaporator dan Kondensornya juga diperiksa Tekanan Kerja pada Low pressure apakah masih pada range normal sekitar 65 sd 70 psi atau apakah dibawah Standar. Juga memeriksa Arus kompressornya.
  7. Pemeriksaan Elektrikal penunjang lainnya seperti Exhaust Fan,Alarm Kebakaran ,Lampu ,Safety door dan yang lainnya yang terpasang didalam Shelter.
  8. Pemeriksaan Tahanan grounding dan Instalasi Grounding yaitu Tahanan Grounding yang diharapkan di BTS yaitu dibawah 1 Ω. Dan Instalasi Kabel grounding apakah masih utuh atau ada yang hilang.
  9. Pemeriksaan Genset dan Panel ATS/AMF jika memang ada. Pengetesan Fungsi Genset baik secara manual ataupun Otomatis dapat dicoba untuk mengetahui fungsinya berjalan dengan baik atau ada kerusakan yang perlu untuk dilakukan perbaikan.

Jangan lupa untuk selalu berkoordinasi Petugas BSS atau bagian terkait di MSC ketika melakukan Preventive Maintenance agar tidak terjadi misskomunikasi. Demikian artikel yang singkat ini dan in sya ALLOH bisa bermanfaat untuk kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *