Mengenal Generator

Generator adalah mesin yang menggunakan magnet untuk mengubah energi mekanis menjadi energi listrik. Asas kerjanya didasarkan pada kerja induksi yang hukumnya ditemukan oleh Faraday. Ia telah membuktikan bahwa pada sebuah belitan akan dibangkitkan Gaya Gerak Listrik (GGL) bilamana garis gaya yang diliputi belitan itu berubah.

Untuk membangkitkan energi listrik tersebut diperlukan dua buah tenaga yaitu:

1. Tenaga Mekanis

Tenaga mekanis bisa diperoleh dari pesawat penggerak mula seperti mesin diesel, turbin uap, turbin air dan lain-lainnya.

2. Tenaga Magnet

Tenaga magnet diperoleh dari sistem exitasi (Exiter ) atau penguat medan. Ditinjau dari pengutubannya ada dua macam yaitu :

  1. Kutub Dalam
  2. Kutub Luar

Jumlah Tegangan yang diinduksikan pada penghantar pada saat penghantar bergerak pada medan magnet bergantung pada:

  1. Kekuatan medan magnet. Makin kuat medan magnet makin besar tegangan yang diinduksikan.
  2. Kecepatan pada penghantar yang memotong fluks. Bertambah kecepatan penghantar menambah besarnya tegangan yang diinduksikan.
  3. Sudut pada tempat penghantar memotong fluks. Tegangan maksimum diinduksikan apabila konduktor memotong pada 90º dan tegangan yang lebih rendah diinduksikan apabila sudut kurang dari 90º.
  4. Panjang penghantar pada medan magnet. Jika penghantar digulung memjadi kumparan yang terdiri dari beberapa lilitan,panjang efektif bertambah dan tegangan yang diinduksikan akan bertambah .

.                                              Gambaran Sederhana  Brushless Generator

 

Ada hal yang harus diperhatikan ketika kita menjalankan generator agar tetap dalam kondisi normal seperti awalnya, baik dari hasil daya generator ataupun kekuatan mesin. Yaitu faktor pendinginan pada seluruh bagian generator sehingga tetap berjalan pada temperatur kerja yang sudah ditetapkan atau didesain dari pabrik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *